Liburan sudah tiba. Komar, Oppie, Arif, Mia, dan Rudi akan berlibur di Magelang. Mereka memimpikan liburan yang seru dengan petualangan mengasikan. Apak mimpi mereka menjadi nyata ? Apa yang terjadi dalam perjalanan ke Magelang ?
Buku ini menceritakan kelompok BLUE yang memiliki misi untuk mencari handphone Lyla yang hilang. Mereka menelusuri kejadian demi kejadian sebelum dan sesudah hilangnya handphone itu. Bagaimana misi ini terselesaikan?
Dendam. Dengki. Darah yang tertumpah. Sesuatu yang tidak biasa ada dalam sebuah persaudaraan, bahkan persaudaraan kembar. Tetapi itu terjadi dalam Tidak Hilang Sebuah Nama. Setting Melbourne yang sangat kuat membuat novel ini terasa seperti novel terjemahan, belum lagi ketegangan dan rasa penasaran pembaca membuat novel ini harus habis dibaca sekali duduk. Mengolah hal-hal yang sederhana men…